TERBARU

Negeri Kata-Kata dan Togel

Beberapa hari setelah Pemilu 2024. Sederet kata-kata, serupa judul-judul tulisan, disusun rapi. Selain tertulis di layar gawai, juga ditulis ulang dalam lembaran-lembaran kertas. Setiap penggalan kata-kata dimasukkan ke dalam amplop. Dipadankan dengan nama-nama tertentu. Ternyata, nama-nama tersebut merupakan caleg, mulai dari kabupaten sampai pusat. Begitulah aktivitas terkini Daeng Litere.

Baca Selengkapnya

Taipa Wowo

Musim taipa (mangga) di kampungku sudah berakhir. Meskipun di pepohonan mangga warga masih tersisa beberapa biji. Termasuk di mukim Daeng Litere, tinggal beberapa biji saja, tidak cukup lima puluh buah, dari tiga pohon miliknya. Kusambangi dua pasar tradisonal di Bantaeng, Lambocca dan Dapoko, tak ada penjual mangga. Mereka beralih jual buah lain. Kini, musim taipa berganti durian, rambutan, langsat, dan sukun.

Baca Selengkapnya

Wahai Politisi: Mari Berenang dalam Semesta Literasi

Kiwari, Sri Rahmi, lebih akrab disapa Bunda Rahmi, seorang politisi kelahiran Bantaeng, telah tiba di bukunya yang ke-8, Merakit Literasi Politik dan Politik literasi, per Desember 2023. Satu simpai pencapaian langka bagi seorang politisi. Sebentuk tindakan literasi, mencerminkan kelantipan seorang politisi perempuan. Dalam semesta literasi, paling tidak ada dua daya tariknya. Pertama, manakala seorang politisi menulis buku, apatah lagi sudah sampai delapan judul, menggambarkan sosok politisi bukan kaleng-kaleng.

Baca Selengkapnya

Taipa Gibrang

Sebulan terakhir, Desember 2023 dan awal Januari 2024, di negeriku lagi musim  taipa. Maksudku musim mangga. Aneka jenis mangga menyata. Mulai dari jenis mangga hasil persilangan, semisal  mangga madu, mangga harum manis, mangga golek, mangga apel, dan mangga manalagi, hingga rupa-rupa mangga kampung, seperti taipa balanda, taipa kalongkong, taipa kanrejawa, taipa lolojiwa, taipa sau, dan lainnya.

Baca Selengkapnya

Literasi Digital untuk Penguatan Desa

Pemakaian media digital dan penggunaan media sosial, oleh masyarakat maupun pemerintah desa, masih kurang dimanfaatkan. Padahal, sangat memengaruhi keseharian masyarakat, sekaligus sebagai sarana dalam penyampaian berbagai informasi penting mengenai program dan juga potensi desa. Begitupun banyaknya informasi yang beredar, terutama penyebaran hoaks. Jika tidak dibarengi dengan kemampuan menyaring informasi positif, maka bisa menjadi media penyebaran propaganda negatif, dapat menyesatkan masyarakat.

Baca Selengkapnya

EDITOR'S PICK

   

Menjadi Ayah Yang Tinggal di Rumah

Menjadi ayah pengasuh adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya. Saya bisa melihat Cora tumbuh dan berkembang setiap hari. Saya bisa merasakan ikatan yang kuat antara saya dan anak saya. Saya juga bisa menghargai perjuangan istri saya yang bekerja keras untuk keluarga kami. Saya bangga menjadi ayah pengasuh. Saya yakin, Cora juga bangga punya ayah seperti saya.

Baca Selengkapnya

TRENDING

   

Meretas dampak Pemadaman Listrik

Oleh: Muh. Lutfi Yahya – Ketua Majelis Pemuda Indonesia Kabupaten Bantaeng

Pemadaman listrik secara bergilir telah menjadi realitas yang tidak asing bagi masyarakat di berbagai negara terutama di Indonesia. Terdapat sejumlah dampak yang kompleks dan menciptakan tantangan nyata dalam berbagai aspek kehidupan. Tentu saja hal tersebut menghadirkan dampak yang jika dilihat secara perspektif awam lebih banyak yang berdampak negatif.

Baca Selengkapnya

BANTAENG

    

Literasi Digital untuk Penguatan Desa

Pemakaian media digital dan penggunaan media sosial, oleh masyarakat maupun pemerintah desa, masih kurang dimanfaatkan. Padahal, sangat memengaruhi keseharian masyarakat, sekaligus sebagai sarana dalam penyampaian berbagai informasi penting mengenai program dan juga potensi desa. Begitupun banyaknya informasi yang beredar, terutama penyebaran hoaks. Jika tidak dibarengi dengan kemampuan menyaring informasi positif, maka bisa menjadi media penyebaran propaganda negatif, dapat menyesatkan masyarakat.

Baca Selengkapnya
   

Gen Z  Mengintip RPJPD Bantaeng 2025-2045

Teramat banyak hajatan bertajuk dialog akhir tahun 2023 menyata di Bantaeng. Salah satunya, digelar oleh Teras Baca Lembang-Lembang. Satu komunitas literasi, asuhan Dion Syaef Saen, pentolan komunitas seni budaya, KOMPLEN (Komunitas Pakampong Tulen) Bantaeng. Disokong oleh pegiatnya, menamakan diri kelompok kerja TAGLERAAR, akronim dari Tetangga Andalan Gue. Adapun Leraar dari bahasa Belanda, bermakna Pengajar. Mereka masih anak sekolahan, usia belasan tahun, setara pelajar SMA. Dalam katagori KPU, mereka serupa pemilih pemula.

Baca Selengkapnya
  

PC PMII Bantaeng: MAPABA Akbar Awal 2024

‘Mengenal dan Memahami Ahlussunnah wal Jamaah

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Bantaeng (PC PMII Bantaeng) beserta Pengurus Komisariat Akom Bantaeng hingga Rayon tehnik, bersepakat melaksanakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Akbar di awal tahun 2024. Mapaba yang akan pada awal tahun 2024 rencananya dilaksanakan pada tanggal 12 – 14 Januari 2024 mendatang. Adapun utusannya berasal dari komisariat dan rayon PC PMII Bantaeng. Panitia Mapaba Akbar berkomitmen untuk mengangkat tema “Manifestasi Karakter Anggota menjadi Kritis dan Militan melalui Transfer Nilai Pergerakan”.

Baca Selengkapnya

GAYA HIDUP

Suluk Tiao

Kamis, di rentang Magrib dan Isa. Setengah lelah, menyandarkan diri di dinding depan ruko. Kursi panjang berpasangan meja. Kuangkat kaki, selonjoran di atas meja. Sesekali tenggak kopi nirmanis. Mengintip pinggir Pantai Lamalaka Bantaeng, gulita malam merintis safar. Mataku tertumbuk benda baru di depan pelataran markas Boetta Ilmoe-Rumah Pengetahuan. Satu kendaraan berkelamin roda tiga, Motor Literasi (Molit) Peradaban.

Baca Selengkapnya

Molit dan Kisah Lapak Pertama

Prakariaan cuaca di Bantaeng, Sabtu, 20 Mei 2023, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, umumnya cerah berawan. Artinya, tidak terik, pun tiada hujan. Lapik ramalan cuaca memungkin menggelar lapak di tenpat terbuka. Maka selaku CEO Boetta Ilmoe-Rumah Pengetahuan, meneguhkan diri menyelenggarakan tajuk acara, Peluncuran dan Sawala Buku Gemuruh Literasi. Bertempat di area Taman Bermain Anak Pantai Seruni Bantaeng, persisnya di depan Kopiriati Café, pukul 14.30-17.30 WITA.

Baca Selengkapnya

Motor Peradaban

Masih ingat atau pernah baca tulisanku berjudul, “Hore, Presidenku Datang” di Bonthaina.com? Bila belum, sebaiknya dieja. Pasalnya, terkait langsung dengan apa yang akan kutorehkan. Di tulisan itu, saya bercerita, bagaimana seorang Nirwan Arsuka, pendiri Pustaka Bergerak Indonesia (PBI), bertandang ke Bantaeng, mampir beberapa jam, sebelum melanjutkan safarinya ke Bira Bulukumba, guna mengetes Perahu Pustaka dan Budaya Anugerah Ilahi. Perahu pustaka ini, akan berlayar akhir Mei hingga Oktober, sebagai bentuk dukungan terhadap PKD (Pekan Kebudayaan Daeran) dan PKN (Pekan Kebudayaan Nasional).

Baca Selengkapnya

Dinkes Bantaeng dan Agenda Pengentasan Stunting

Memastikan buah hati dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta jauh dari stunting adalah harapan setiap orang tua

Baca Selengkapnya

Sepetak Surga Buat Anak

Pergeseran satu pusat menyenangkan pribadi ke sentral memanjakan persona di suatu zona, suatu keniscayaan. Hanya membutuhkan rasa nyaman dan aman. Apatah lagi, jika publik sudah bersepakat mengakhiri pekannya secara berjemaah, tunailah sudah hasrat.

Baca Selengkapnya

LITERASI

Wahai Politisi: Mari Berenang dalam Semesta Literasi

Kiwari, Sri Rahmi, lebih akrab disapa Bunda Rahmi, seorang politisi kelahiran Bantaeng, telah tiba di bukunya yang ke-8, Merakit Literasi Politik dan Politik literasi, per Desember 2023. Satu simpai pencapaian langka bagi seorang politisi. Sebentuk tindakan literasi, mencerminkan kelantipan seorang politisi perempuan. Dalam semesta literasi, paling tidak ada dua daya tariknya. Pertama, manakala seorang politisi menulis buku, apatah lagi sudah sampai delapan judul, menggambarkan sosok politisi bukan kaleng-kaleng.

Baca Selengkapnya

Literasi Digital untuk Penguatan Desa

Pemakaian media digital dan penggunaan media sosial, oleh masyarakat maupun pemerintah desa, masih kurang dimanfaatkan. Padahal, sangat memengaruhi keseharian masyarakat, sekaligus sebagai sarana dalam penyampaian berbagai informasi penting mengenai program dan juga potensi desa. Begitupun banyaknya informasi yang beredar, terutama penyebaran hoaks. Jika tidak dibarengi dengan kemampuan menyaring informasi positif, maka bisa menjadi media penyebaran propaganda negatif, dapat menyesatkan masyarakat.

Baca Selengkapnya

Gen Z  Mengintip RPJPD Bantaeng 2025-2045

Teramat banyak hajatan bertajuk dialog akhir tahun 2023 menyata di Bantaeng. Salah satunya, digelar oleh Teras Baca Lembang-Lembang. Satu komunitas literasi, asuhan Dion Syaef Saen, pentolan komunitas seni budaya, KOMPLEN (Komunitas Pakampong Tulen) Bantaeng. Disokong oleh pegiatnya, menamakan diri kelompok kerja TAGLERAAR, akronim dari Tetangga Andalan Gue. Adapun Leraar dari bahasa Belanda, bermakna Pengajar. Mereka masih anak sekolahan, usia belasan tahun, setara pelajar SMA. Dalam katagori KPU, mereka serupa pemilih pemula.

Baca Selengkapnya

Normalisasi Korupsi? Katakan Tidak!

Baskara baru saja tergelincir dari puncak teriknya. Pukul 12.30 WITA lebih. Seorang panitia penyelenggara lomba pidato, menghangatkan kembali ingatan saya, tentang mandat saya selaku dewan juri, di helatan lomba puisi dan pidato, jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bantaeng, dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA). Persisnya, Senin, 18 Desember 2023, bertempat di Kantor Inspektorat Bantaeng. Tema hajatan, “Sinergi Berantas Korupsi untuk Indonesia”.

Baca Selengkapnya

Meraba Bantaeng Hingga 2045

Perjalanan panjang peradaban umat manusia, secara berkelompok dalam bentuk entitas sosial, baik berpola trdisional maupun moderen, selalu melakukan nubuat buat meraba masa depannya. Masyarakat Nusantara di era modern, menemukan bentuk struktur sosial pemerintahannya, berbentuk Republik Indonesia, berjenjang skala nasional (pusat), regional (provinsi), dan lokal (kabupaten/kota).

Baca Selengkapnya